DJP soal Mukena Syahrini: Omzet Rp 4,8 Miliar Wajib Jadi Pengusaha Kena Pajak

Unggahan akun Twitter Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, @DitjenPajakRI, mencuri perhatian publik karena mengunggah twit kalkulasi pajak dari penjualan 5.000 mukena.

Menurut bagian Humas DJP, cuitan tersebut hanya bermaksud untuk memberikan edukasi untuk publik saja. Pelaku usaha yang sudah memiliki omzet lebih dari Rp 4,8 miliar setahun wajib menjadi Pengusaha Kena Pajak (PKP) No. 197/PMK.03/2013.

Omzet Syahrini dari penjualan 5.000 muka sendiri sudah lewat dari batasan Rp 4,8 miliar. Dengan harga satuan Rp 3,5 juta, maka omzet penjualan 5.000 mukena mencapai Rp 17,5 miliar.

Itu artinya Syahrini sudah wajib menjadi Pengusaha Kena Pajak dan atas penjualan mukena-nya dikenai PPN 10%.

source: kompas.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *